www.podcastnews.id
Political & Viral News

Jenderal Kopassus Diangkat Jadi Perisai Hidup Jokowi

PODCASTNEWS.ID – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melakukan rotasi perwira tinggi di jajaran TNI. Salah satu yang menarik adalah pengangkatan Brigjen TNI Rafael Granada Baay sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden.

Brigjen TNI Rafael Granada Baay menggantikan Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko yang dimutasi menjadi Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat pasukan elite TNI AU.

Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Nomor Kep/114/I/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Brigjen TNI Rafael Granada Baay sebelumnya menjabat sebagai salah satu direktur di  Badan Inteligen Strategis atau BAIS Angkatan Darat. Brigjen TNI Rafael Granada Baay merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993.

Pria kelahiran Tidore, Maluku 25 Juni 1971 ini mengawali karier militernya dari kesatuan Infanteri Kopassus. Selama mengabdikan dirinya di militer, sejumlah jabatan strategis pernah diembannya antara lain, Danunit Kopassus, Wadanyon 33 Grup 3 Kopassus, Dansepara Pusdikpassus, kemudian Dandenma Kopassus.

Selain itu, dia juga pernah menduduki jabatan sebagai Waaslog Danjen Kopassus selama dua tahun periode 2012 sampai 2014, serta Asintel Danjen Kopassus serta Dan Grup 2 Kopassus pada 2015 hingga 2016.

Dari Korps Baret Merah Kopassus, Rafael diangkat menjadi Danrindam VII/Wirabuana, kemudian Danrindam XIV/Hasanuddin, Termasuk menjadi Danrem 074/Warastratama.

Pengalaman panjang di pasukan elit Kopassus menjadi salah sati pertimbangan menempatkan Brigjen Rafael sebagai garda terdepan atau perisai hidup Presiden Jokowi.