PODCASTNEWS.ID – Sosok ajudan merangkap Sekretaris Pribadi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Mayor TNI, Teddy Indra Wijaya ikut menjadi perhatian publik, karena penampilannya yang selalu sigap dalam mengawal calon presiden nomor urut 2 di Pilpres 2024.
Teddy sendiri merupakan salah satu dari banyak prajurit terbaik korps baret merah Kopassus yang dipilih Prabowo menjadi Sekretaris Pribadinya. Selain berperan sebagai tameng hidup Prabowo, sosok Teddy lah yang selama ini mengatur jadwal kegiatan Prabowo baik sebagai Menhan maupun dalam aktivitasnya sebagai Cawapres.
Bahkan boleh dibilang hanya Teddy lah yang berani mengingatkan Prabowo jika terlampau lama berbicara di atas podium. Momen tersebut pernah terjadi saat Prabowo tengah berbicara saat deklarasi dukungan PSI yang dilaksanakan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Prabowo yang sedang menyampaikan pidato tersebut, mendadak melayangkan ultimatum kepada Teddy yang dinilainya terlalu banyak mengatur.
Sambil berkelakar, Prabowo sedikit curhat karena sering diingatkan agar tidak terlalu lama berpidato, karena masih ada agenda lain yang harus dihadiri Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. “Ini Sekpri (sekretaris pribadi) saya, itu selalu ngatur-ngatur (katanya),’pak bapak pidato jangan terlalu lama pak’,” ujar Prabowo. Meski demikian, Teddy tetap menjadi salah satu ajudan kesayangan Prabowo yang selalu diajak kemana pun dia pergi.
Pasalnya, selain mengatur jadwal, Teddy juga berperan mencatat resume dari setiap hasil kunjungan Prabowo. Teddy sendiri sudah bertugas sebagai ajudan Prabowo Subianto sejak dua tahun yang lalu. Tapi sebelumnya, ia juga pernah mendampingi Presiden Jokowi. Tak banyak yang tahu, kalau Teddy merupakan satu-satunya ajudan yang pernah menjadi sparing partner saat Presiden Jokowi berlatih tinju.
Unggulan
Momen tersebut pernah dibagikan Jokowi di YouTube Channel Sekretariat Presiden 5 tahun silam. Saat pertama kali sebagai ajudan Presiden Jokowi, Teddy masih berpangkat Letnan Satu dan tak lama kemudian berpangkat Kapten. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2011 ini kemudian diberangkatkan ke Amerika Serikat, bahkan berhasil memenuhi kualifikasi pasukan elite Angkatan Darat di Amerika Serikat.
Kualifikasi tersebut hanya diperuntukkan bagi perwira paling fit secara fisik dan mental karena sangat ketat hingga presentase kelulusan para pesertanya pun hanya 20 persen. Bukan hanya itu, ia juga menjadi salah satu perwira unggulan yang dimiliki oleh satuan elite Kopassus. Teddy Indra Wijaya juga menjadi lulusan terbaik US Army Infantry School di Fort Benning, Amerika Serikat pada November 2019.
Prestasi terbaik yang membanggakan adalah Mayor Teddy berhasil meraih predikat International Honor Graduate di antara 185 perwira, dengan rincian 171 perwira Amerika, dan 14 perwira asing. Prestasi lain yang sempat diraih Mayor Teddy adalah menyelesaikan pendidikan United States Army Ranger School, dengan keterampilan pertempuran jarak dekat.
Ia juga sempat mendapatkan Tab Ranger dalam program US Army Infantry School karena di Indonesia sendiri, tentara yang meraih Tab ranger sangat jarang dan salah satunya adalah presiden SBY. Bahkan bisa dihitung jari, diantaranya adalah Letjen TNI (Purn) Hotmangaraja Panjaitan, Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen TNI (Purn) Nugroho Widyotomo, dan Letjen TNI (Purn) Syaiful Rizal.
Di sisi lain, Teddy memiliki kepribadian yang tegas dan ramah. Ia juga murah senyum sehingga banyak diidolakan oleh para netizen terutama kaum hawa.
