PODCASTNEWS.ID – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyindir posisi Demokrat sebagai oposisi yang selalu mengkritik Pemerintahan Presiden Jokowi apabila ditawarkan kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.
“Ya, posisi Partai Demokrat memang di luar pemerintahan, bahkan menyatakan oposisi. Sikap sebagai oposisi dalam rekam jejaknya kan memang di dalam membangun demokrasi yang sehat itu membangun “opposite” dengan yang ada di pemerintahan. Tentu saja itu ikut menjadi kalkulasi di dalam menentukan,” ujar Hasto usai Rapat TPN Ganjar Presiden di Gedung High End, Jakarta, Rabu.
Ia memberi pengecualian jika Demokrat sudah menyatakan bergabung dengan koalisi pemerintah. Kendati demikian, partai yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sampai saat ini masih mengambil peran sebagai oposisi pemerintahan Jokowi. Pria asal Yogyakarta itu menuturkan PDIP menyerahkan sepenuhnya keputusan untuk melakukan “reshuffle” atau perombakan kabinet kepada Presiden Jokowi.
Partai berlambang banteng moncong putih itu tak ingin mengganggu hak prerogatif presiden. Meski demikian, sambung Hasto, Jokowi sendiri biasanya akan menyampaikan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri apabila ingin melakukan “reshuffle” kabinet.
