www.podcastnews.id
Political & Viral News

KPK Minta Waktu Sebulan Bongkar Geng Ditjen Pajak

PODCASTNEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut, anggota geng di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memiliki pola sangat canggih dalam menyamarkan harta kekayaan tak wajar.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan meminta waktu satu bulan untuk membongkar kecanghilan geng oknum ditjen pajak menyamarkan kekayaan. Dijelaskan Pahala, sejumlah orang-orang di kementerian tersebut saling berhubungan karena irisan riwayat pendidikan dan karir.

Pahala mengaku, pihaknya belum berhasil memahami secara utuh pola pola penyamaran sejumlah aset mereka sehingga membutuhkan waktu untuk mempelajari geng tersebut. Saya kan ilmunya rendah. Jadi saya butuh melihat dulu gerakan silatnya kayak apa, sebulan lagi saya baru bisa, kata Pahala.

Pahala berjanji akan mengungkap pola penyamaran harta kekayaan tersebut kepada publik setelah KPK berhasil memelajarinya. “Nanti saya ceritain kalau saya dapat. Kalau ini saya ceritain dulu, nanti dia ketawa. Yaelah lu cuma segitu aja. Ilmu lu baru segitu,” kata Pahala.

“Tapi saya pastiin itu canggih banget, timpalnya. Pahala membenarkan salah satu pola penyamaran harta kekayaan itu dengan menggunakan nomine atau nama orang lain Ia mencontohkan, saat seseorang membeli aset dengan nama tetangganya atau orang lain, maka ia tidak bisa disalahkan ketika aset tersebut tidak masuk dalam laporan harta kekayaan penyelenggara negara.

Kendati demikian, KPK sebenarnya meyakini bahwa aset itu dibeli oleh pejabat tersebut. Pembelian aset juga bisa dilakukan dengan menggunakan nama perusahaan perseroan terbatas. Pelaporan dilakukan dengan mencantumkan nominal saham. Urusan PT berkembang transaksinya apa dan lain lain, dia PT, saya enggak bisa lihat. Canggih enggak, tutur Pahala. Itu antara lain yang enggak pelajari, ntar kalau saya sudah makin paham jurusnya, saya kasih tahu,” janji Pahala.